Cara Memotong Berlian

Cara Memotong Berlian – Berlian merupakan salah satu benda terkeras yang ada dimuka bumi. Bagaimana tidak, dalam pengukuran menggunakan hardness tester yang menggunakan skala Mohs (skala yang digunakan dalam pengukuran kekerasan benda), berlian menunjukkan angka 10.

Cara Memotong Berlian

Hal ini berarti berlian menunjukkan angka maksimal dalam skala tersebut. Nilai ini lebih keras dibandingkan dengan logam sekalipun. Dan faktanya berlian pada asalnya adalah berbentuk bongkahan batu sebelum diolah.

Lalu bagaimana bongkahan berlian tersebut dapat dibuat menjadi perhiasan cantik yang berukuran kecil atau lebih tepatnya bagaimana cara memotong berlian tersebut?

Dalam memotong berlian, ahli berlian meletakkan pahat pada sisi lemah batu berlian kasar yang kemudian akan dipukul menggunakan martil untuk membuat batu berlian kasar tersebut terbelah. Bila salah perhitungan sedikit saja maka potongan yang dilakukan juga akan salah dan menyebabkan nilai jualnya menurun.

Pada tahun 1456 diciptakan roda penghalus yang bernama scaif untuk memotong berlian. Mesin tersebut mempunyai bagian yang disebut dop untuk meletakkan berlian. Bagian ini berfungsi sebagai pegangan agar melindungi berlian saat dikerjakan.

Mesin ini juga mempunyai roda penghalus yang dibuat menggunakan debu berlian dan dilapisi olive oil. Dengan begitu ahli berlian dapat memotong secara simetris hingga terbentuk berlian dengan segi – segi yang menyebabkan berlian berkilau.

Sedangkan pada tahun 1990an diciptakan gergaji berlian yang terbuat dari bilahan baja yang dilapisi debu / serbuk berlian. Alat ini juga menggunakan olive oil agar potongan berlian dapat simetris dan rapi. Perpaduan antara fosfor dan perunggu juga sering digunakan untuk membuat bilah gergaji. Pemotongan berlian menggunakan alat ini dapat menyebabkan berat berlian hilang separuhnya.

Nilai berlian sangat ditentukan oleh 4C yaitu : Cut, Clarity, Color, Carat atau potongan, kejernihan, wana dan karat. Yang dimaksudkan potongan disini adalah proporsi geometri berlian baik itu permukaan, segi – segi hingga bentuk akhirnya. Sedangkan Kejernihan adalah ada tidaknya kecacatan di dalam berlian. Warna berlian dapat diurutkan dari range putih susu hingga kuning dan karat adalah pengukuran antara berat dan ukuran.

Berlian adalah material yang tersusun dari unsur karbon murni yang terbentuk dengan tekanan dan suhu yang sangat tinggi. Di dalam perut bumi tekanan dan panas yang ekstrem tadi akan merubah carbon menjadi berlian dan kemudian akan terbawa dekat dengan permukaan bumi pada saat gunung mengalami erupsi.

Dengan tingkat kekerasannya tersebut muncul anggapan bahwa berlian merupakan simbol dari keabadian. Hal ini karena berlian sudah ada jauh sebelum kita ada dan akan tetap ada setelah kita tidak ada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *