Perbaikan Pada Beton

Perbaikan Pada Beton – Beton merupakan salah satu bahan bangunan yang banyak digunakan dalam membangun sebuah bangunan. Beton yang sering digunakan dan merupakan beton paling dasar adalah beton portland yang dibuat menggunakan campuran semen, kerikil, air dan pasir. Dengan menggunakan jenis beton ini maka Anda dapat menghemat penggunaan batu bata.

Perbaikan Pada Beton

Karena merupakan beton yang paling umum digunakan maka jenis beton ini lebih mudah didapatkan. Jenis beton ini juga tahan terhadap tekanan dan mudah dibentuk menjadi berbagai bentuk, selain itu beton ini juga tahan terhadap suhu tinggi sehingga aman bila terjadi kebakaran.

Pada daerah yang suhu udaranya dingin juga direkomendasikan menggunakan beton karena dapat menyerap panas dengan baik. Namun berbagai keunggulan tersebut hanya bisa didapatkan bila menggunakan beton yang baik, berikut adalah ciri beton yang baik :

Tidak Cacat

Beton yang baik adalah beton yang tidak memiliki rongga – rongga dan padat. Beton sendiri akan mudah hancur apabila keropon di dalamnya, hal ini juga akan membahayakan bangunan itu sendiri. Tampilan beton tersebut juga dapat mengindikasikan kekuatannya, apabila semakin tidak ada rongga dan padat maka semakin kuat beton tersebut.

Kedap Air

Beton yang baik juga haruslah tidak kedap air, adanya air yang merembes ke dalam beton dapat menyebabkan korositas pada besi tulangan. Hal ini akan menyebabkan beton lembab dan mengurangi kekuatannya.

Padat dan Tidak Menggumpal

Beton yang baik harusnya tidak menggumpal dan cenderung padat, beton yang digunakan haruslah keras dan tidak mengandung logam. Tingkat kekerasan beton ini dapat Anda uji menggunakan alat uji kekerasan beton atau hardness tester. Selain itu beton yang baik juga hanya memiliki maksimal kasar 2% untuk kandungan tanah liat, debu dan lumpur. Beton yang baik juga tidak mengandung garam,minyak dan bahan kimia lainnya.

Perbaikan Pada Beton

Beton yang cacat dapat Anda perbaiki, akan tetapi hal ini membutuhkan ketelitian dan kesabaran lebih, untuk melakukannya ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan. Berikut adalah beberapa cara perbaikan pada beton :

1. Perbaikan pada Beton – Patching Spaling

Patching ini sering disebut juga dengan metode penambalan, metode ini hanya digunakan untuk retak yang kurang dari 0,3 mm. Pertama – tama bersihkan lebih dahulu beton dari debu, lalu tambal menggunakan bahan group dan barulah Anda dapat melakukan proses curing. Retak pada lantai cocok menggunakan metode ini.

2. Perbaikan pada Beton – Shotcrete

Metode shotcrete digunakan apabila keretakan yang terjadi sudah memiliki cakupan yang luas. Metode shotcrete mempunyai 2 sistem yaitu dry mix dan wet mix. Sistem dry mix merupakan campuran kering yang nantinya akan ditembakkan pada beton, sedangkan wet mix adalah campuran basah yang ditembakkan pada beton agar seragam.

3. Perbaikan pada Beton – Injection

Apabila keretakan terjadi pada struktur sebaiknya menggunakan metode injection, metode ini menggunakan material epoxy dengan viskositas rendah. Dengan begitu bagian beton akan mampu melekat dengan kuat kembali, metode ini dapat dilakukan menggunakan mesin atau secara manual.

4. Perbaikan pada Beton – Grouting

Cara perbaikan pada beton yang terakhir merupakan metode groutung yaitu dengan cara pengecoran dengan menggunakan bahan non shrink mortar. Dalam metode ini Anda harus benar – benar yakin bahwa tidak ada kebocoran karena air yang mengundang keroposan. Anda bisa menggunakan pompa atau secara manual untuk memperbaiki beton dengan cara grouting.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *